Hanya temuan yang sesuai
Cari judul
Cari konten
Cari postingan
Cari halaman
Pilihan Kategori
Berita
Panduan Lomba Akhir Pekan
Tempat Menarik
Tiga Candi Buddha yang dibangun oleh Raja Samaratungga

Candi Borobudur, Candi Mendhut, dan Candi Pawon merupakan candi buddha yang dibangun oleh Raja Samaratungga dari Dinasti Syailendra pada abad ke-8. Ketiga candi buddha tersebut memiliki relief yang menceritakan kehidupan reinkarnasi Sang buddha atau lebih dikenal dengan cerita Jataka dan Lalitavistara. Candi Borobudur dan Candi Pawon terletak di kecamatan Borobudur, sedangkan Candi Mendhut di kecamatan Mungkid, 3 kilometer kearah timur Candi Borobudur.

Candi Selogriyo

Candi Selogriyo terletak di Bukit Sukorini di sebelah timur Gunung Sumbing di kecamatan Windusari. Selogriyo berarti rumah dari batu dan memiliki arca sebagai perwujudan dewa di sisi candi.

Candi Ngawen

Candi Ngawen berada di Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan. Seperti yang disebutkan di dalam Prasasti Karang Tengah (824 M), candi ini dibangun pada abad ke-8 oleh Dinasti Syailendra. Candi Ngawen memiliki 5 buah candi kecil yang setiap sudutnya dihiasi oleh patung singa penjaga candi dan vihara.

Candi Borobudur

Candi Borobudur adalah candi buddha terbesar di dunia yang dibangun oleh Raja Samaratungga, keturunan Wangsa Syailendra, dari tahun 762 M hingga tahun 824 M. Bangunan Candi Borobudur berbentuk punden berundak yang terdiri dari 10 tingkat. Setiap tingkatannya melambangkan tahapan kehidupan manusia. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tingkat diatasnya berbentuk lingkaran, serta tingkat tertinggi berupa stupa Buddha yang menghadap ke barat.

Pemandian Air Hangat Candi Umbul

Pemandian ini berada di Desa Kartoharjo dan merupakan peninggalan Dinasti Syailendra. Menurut cerita, Candi Umbul merupakan tempat mandi para puteri raja setelah melakukan kegiatan di Candi Borobudur. Hingga kini, Air Candi Umbul masih dipercaya bermanfaat untuk mempercantik diri karena mengandung zat saprophyl.

Museum Wayang Sasana Guna Rasa

Terletak di Kompleks Pondok Tingal di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, sekitar 500 meter dari Candi Borobudur. Koleksi Wayang di museum ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jawa, Bali, dan Lombok. Ada juga koleksi dari luar negeri yang berasal dari Kamboja, China dan Turki. Selain itu, 694 judul buku tentang wayang dengan berbagai bahasa, 83 kaset rekaman wayang sejak 1971 hingga 1944, dan 59 kaset video rekaman pergelaran wayang sejak 1980 hingga 1990.

Desa Wisata Candirejo

Kabupaten Magelang memiliki 4 desa binaan wisata dan satu desa wisata yaitu Desa Candirejo. Konsep pengembangan desa wisata ini adalah kepariwisataan berbasis masyarakat. Wisata alam, seni dan budaya, dan pendidikan menjadi daya tarik Desa Candirejo. Terdapat candi purba yang konon mengelilingi Candi Borobudur, sebelum letusan Gunung Merapi pada 1006. Danau ini dapat dilihat dari tebing Sungai Sileng. Desa Wisata Candirejo terletak 3 km di sebelah tenggara Candi Borobudur.

Punthuk Setumbu

Punthuk Setumbu merupakan objek wisata yang berada di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur. Merupakan salah satu spot terbaik untuk melihat matahari terbit dengan latar Gunung Merbabu dan Candi Borobudur yang tertutup kabut.

Air Terjun Kedung Kayang

Berada di perbatasan Kabupaten Magelang dan Boyolali yaitu Desa Wonolelo serta diapit Gunung Merbabu dan Gunung Merapi membuat air terjun ini memiliki panorama yang menawan. Air terjun yang terletak di ketinggian 400 mdpl ini memiliki tinggi sekitar 40 meter.

Air Terjun Curug Silawe

Berada di perbatasan Kabupaten Magelang dan Boyolali yaitu Desa Wonolelo serta diapit Gunung Merbabu dan Gunung Merapi membuat air terjun ini memiliki panorama yang menawan. Air terjun yang terletak di ketinggian 400 mdpl ini memiliki tinggi sekitar 40 meter.

Arung Jeram Sungai Elo

Sungai Elo di Magelang merupakan sungai yang menjadi favorit para pemula yang ingin mencoba arung jeram. Dimulai dari Desa Blondo dan berakhir di sekitar Candi Mendut. Selain menawarkan sensasi seru mengarungi jeram, wisatawan dapat menikmati pemandangan yang memanjakan mata.

Gardu Pandang Ketep/Ketep Pass

Terletak di puncak Bukit Sawangan yang diapit oleh Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. Ketep Pass terletak di ketinggian 1200 mdpl. Ketep Pass berada 30 km dari Kota Magelang dan 30 km dari Candi Borobudur. Melalui Gardu Pandang, wisatawan dapat melihat pemandangan beberapa gunung seperti Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing serta dapat melihat Kota Magelang dari ketinggian. Selain gardu pandang, wisatawan dapat mengunjungi museum, dan bersantai di gazebo.

Seni dan Budaya

Kabupaten Magelang memiliki berbagai macam atraksi seni dan budaya, seperti kuda lumping, kubro siswo, topeng hitam, jelantur reog, kuntulan, wayang topeng, lemongkeli, radat, dan lain-lain.

Wisata Kuliner
  • Tape Ketan (Muntilan)
  • Slondok Pothil (Rabag dan Candi Mulyo)
  • Jenang Jumenak (Gunung Pring, Muntilan)
  • Keripik Tempe (Tampir Kulon, Candi Mulyo)
  • Kupat Tahu (Blabak, Mungkid)
  • Wajik Ny.Week (Salaman)
  • Krasikan (Gulon, Salam)
  • Sego Megono (Krinjing, Secang)
  • Kopi Klotok (Krinjing, Secang)
  • Rica-rica Enthok/Opor Enthok (Krinjing, Secang)
  • Buntil (Secang)
  • Salak Pondok (Ngluwut, Ngluwar)
  • Soto Beras Merah (Jumoyo, Salam)
  • Rengginang (Wanurejo, Borobudur)
Organized by

Sponsored by

Hosted by

Mineral Water Partner

Insurance Partner

Apparel Partner

Venue Partner

Airline Partner

Venue Racepack Partner

Travel Agent Partner

Supported by

Communities

Organized by

Sponsored by

Hosted by

Mineral Water Partner

Insurance Partner

Apparel Partner

Venue Partner

Airline Partner

Venue Racepack Partner

Travel Agent Partner

Supported by

Communities